<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126</id><updated>2011-09-24T11:31:45.471-07:00</updated><title type='text'>new</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126.post-8150477826672246098</id><published>2009-05-06T17:21:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T17:43:38.204-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;PADA UPACARA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL&lt;br /&gt;TANGGAL 2 MEI 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh&lt;br /&gt;Selamat Pagi dan Salam Sejahtera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya pada hari yang bersejarah dan sangat penting bagi dunia pendidikan ini, kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kita memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kita akan mengenang seorang tokoh nasional yang sangat berjasa dalam pembangunan pendidikan nasional, yaitu Ki Hadjar Dewantara. Beliau adalah pelopor pendidikan bagi bangsa indonesia yang telah berjuang dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa kita.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan itu, patutlah kita senantiasa meneladani perjuangan beliau sebagai pelopor pembaruan dalam dunia pendidikan yang harus terus kita kembangkan seiring dengan tuntutankebutuhan masyarakat serta kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks). Untuk itu, tema Hardiknas tahun ini ialah “ Pendidikan Sains, Teknologi, dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa ”. Tema tersebut sangat relevan dengan permasalahan dewasa ini dalam konteks peningkatan mutu pendidikan nasional untuk menyiapkan insan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara – saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berada dalam kehidupan yang terus berubah dengan cepat. Kemajuan ipteks, terutama perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, menyebabkan persaingan antarbangsa yang ketat dalam era globalisasi ini. Untuk menghadapi hal tersebut, tiada lain yang harus kita lakukan, kecuali meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan daya saing bangsa Indonesia melalui pendidikan untuk semua yang bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita ketahui, sains mempunyai peran sangat penting dalam penguasaan teknologi. Untuk itu, kemampuan penguatan teknologi tidak hanya dikembangkan melalui peningkatan ketrampilan menggunakan teknologi, tetapi juga melalui pengembangan daya nalar dan daya kreasi  pada setiap jenjang pendidikan. Hal tersebut merupakan landasan yang kokoh untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam meraih masa depan bangsa yang lebih maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya peningkatan kemampuan anak bangsa dalam bidang sains telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, yang terbukti dengan semakin terus meningkatnya dari tahun ke tahun peserta didik yang telah berhasil meraih medali dalam berbagai olimpiade sains, baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia mempunyai sumber daya dan kekayaan alam yang melimpah, dengan keragaman hayati, geologi, dan budaya yang luar biasa. Namun, kekayaan tersebut belum semua bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa karena belum diolah, dikelola, dan dimanfaatkan dengan baik dan bijaksana. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia unggul. Pendidikan merupakan kunci utama dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengolah dan memanfaatkan sumber daya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, keragaman seni-budaya bangsa yang sangat kaya merupakan bukti tingginya kreativitas dan daya cipta anak bangsa. Pada era globalisasi ini pengaruh derasnya arus informasi dan budaya asing telah melanda semua bangsa. Oleh karen itu, seni-budaya bangsa kita perlu terus dikembangkan untuk memperkuat jati diri bangsa, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan tinggi, sekaligus mengembangkan estetika dan daya kreasi bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan ke depan, bahasa indonesia harus tetap menjadi bahasa pengantar pendidikan nasional karena, selain sebagai sarana pemerkukuh persatuan bangsa, bahasa indonesia berfungsi sebagai sarana pengembangan  ipteks. Sementara itu, bahasa daerah dapat digunakan sebagai bahasa pengantar pada tahap awal pendidikan agar bahasa yang menjadi bahasa ibu bagi sebagian besar bangsa indonesia itu tetap lestari. Dalam penyiapan insan Indonesia cerdas dan berdaya saing, mutu pembelajaran bahasa asing pada semua satuan pendidikan perlu ditingkatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian pengembangan ipteks tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya agar pendidikan dapat menghasilkan insan Indonesia seutuhnya yang cerdas, beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia, serta menguasai ipteks  dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan beradab berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Semua itu pada gilirannya niscaya akan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia dalam kancah pergaulan antar-bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun upaya kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa telah menampakkan banyak kemajuan, kita juga sadar bahwa masih terdapat banyak kekurangan dan tantangan yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, kita harus bekerja keras untuk membangun pendidikan nasional dalam rangka peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan melalui berbagai terobosan kebijakan. Guna menjawab berbagai kekurangan dan tantangan dalam membangun pendidikan nasional tersebut, dalam Rencana Strategis Depdiknas 2005-2009 telah ditetapkan  tiga pilar kebijakan, yaitu pemerataan dan perluasan akses pendidikan; peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan; serta penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan. Pada akhir tahun 2008 hampir seluruh indikator kinerja utama rencana strategis tersebut telah tercapai, bahkan banyak yang melampaui target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan kita perlu terus meningkatkan pembangunan pendidikan nasional sesuai  denga kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman. Untuk itu, pada tahun 2009 Depdiknas telah menetapkan 11 (sebelas) terobosan kebijakan secara massal dan telah menunjukkan  hasil-hasil yang positif, yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendanaan pendidikan secara massal;&lt;br /&gt;2. Peningkatan kualifikasi dan sertifikasi pendidik;&lt;br /&gt;3. Penerapana TIK untuk e-pembelajaran dan e-administrasi;&lt;br /&gt;4. Pembangunan prasarana dan sarana pendidikan;&lt;br /&gt;5. Rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan;&lt;br /&gt;6. Reformasi pembukuan secara mendasar;&lt;br /&gt;7. Peningkatan mutu dan daya saing pendidikan dengan pendekatan komprehensif;&lt;br /&gt;8. Perbaikan rasio peserta didik SMK:SMA;&lt;br /&gt;9. Otonomisasi satuan pendidikan;&lt;br /&gt;10. Intensifikasi dan ekstensifikasi pendidikan nonformal dan informal untuk menggapai layanan pendidikan kepada peserta didik yang tak terjangkau pendidikan formal (reaching the unreaching);&lt;br /&gt;11. Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan dengan pendekatan  komprehensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kurun waktu tahun 2005-2008, pendanaan pendidikan melalui program Bantuann Operasional Sekolah (BOS), BOS Buku, Bantuan Khusus Murid (BKM), Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM), dan Program beasiswa telah menunjukkan hasil Dan manfaat yang signifikan dalam pengembangan mutu pendidikan di Tanah Air. Program BOS telah membebaskan sebanyak 70,3% murid SD/MI dan SMP/MTs dari pungutan biaya operasional dan semua siswa miskin bebas dari pungutan biaya opersional. Selain itu, juga telah tercapai target penuntasan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun pada tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2009 telah ditandai dengan capaian besar dalam pemenuhan kewajiban pemerintah melalui peningkatan biaya satuan BOS yang cukup signifikan sehingga dapat membebaskan seluruh peserta didik SD Negeri dan SMP Negeri terhadap pungutan biaya operasional sekolah, kecuali pada Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Mulai Januari 2009 biaya satuan BOS, termasuk BOS buku, untuk tiap siswa pertahun naik menjadi : SD di Kota Rp.400.000, SD di Kabupaten Rp.397.000; SMP di Kota Rp. 575.000, dan SMP di Kabupaten Rp.570.000. Hal itu merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah dalam memenuhi amanat UUD 1945 terkait dengan kenaikan 20% anggaran pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutu guru dan dosen telah ditingkatkan melalui peningkatan kualifikasi dan sertifikasi profesi. Sekitar 1,75 juta guru yang belum S1/D4 harus meraih S1/D4 dalam waktu 10 tahun, sekitar 150.000 dosen yang belum S2/S3 harus meraih S2/S3 dalam waktu 10 tahun, serta sekitar 2,7 guru dan 300.000 dosen harus meraih sertifikat dalam waktu 10 tahun. Kesejahteraan terhadap para pendidik tersebut juga ditingkatkan menjadi dua kali lipat. Hal itu menunjukan betapa serius pemerintah dalam memberikan perhatian kepada mereka sebagai upaya untuk meningkatkan citra dan martabat para pendidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengembangkan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk e-pembelajaran dan e-administrasi, telah tersambung melalui Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) meliputi zona sekolah (schoolnet) lebih dari 15.000 sekolah, zona perguruan tinggi (inherent) 83 PTN, 177 PTS, dan 37 Unit Pelayanan Pendidikan Jarak Jauh (UPBJJ) UT, yang melayani lebih dari 60% populasi mahasiswa. Di samping itu, melalui zona kantor (officenet) juga telah tersambung pada seluruh unit kantor pusat Depdiknas serta UPT di daerah serta kantor Dinas Pendidikan Provinsi, kabupaten dan Kota serta zona personal lebih dari 500 guru dan dosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan sarana prasarana pendidikan juga terus ditingkatkan, dari PAUD hingga Pendidikan Tinggi. Sampai saat ini, telah dibangun Unit Sekolah Baru (USB) sebanyak 6.158 unit dan 15 politeknik, Ruang Kelas Baru (RKB) 55.947 ruang, perguruan tinggi 310.569 m2, perpustakaan 14.074 unit, serta laboratorium 11.591 unit dan 25.260 m2. Selain itu, juga telah direhabilitasi ruang kelas SD/MI sebanyak 284.976 ruang, SMP/MTs 29.894 ruang, dan SMA/SMK/SLB 4.598 ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang perbukuan Depdiknas telah melakukan reformasi secara mendasar, yaitu dengan pembelian hak cipta buku dari penulis atau penerbit dan mengijinkan siapa saja untuk menggandakannya, menerbitkannya, atau memperdagangkannya dengan harga murah. Sampai saat ini Depdiknas telah membeli sebanyak 598 judul buku, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp.4.387,00 hingga Rp. 29.986,00 per buku. Dengan reformasi ini sekolah wajib menyediakan buku teks pelajaran dalam jumlah cukup di perpustakaan untuk siswa miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peningkatan mutu dan daya saing pendidikan dengan pendekatan komprehensif telah dilakukan terhadap semua satuan pendidikan, dengan hasil sebagai berikut pada akhir 2008. Sekolah dengan acuan mutu standar pelayanan minimal (SPM), tingkat SD sebanyak 35.995 (24%), SMP 24.296 (84,19%), SMA 2.725 (28.63%), dan SMK 3.682 (53,19%). Sekolah dengan acuan mutu Rintisan Sekolah Standar Nasional (RSSN), tingkat SD sebanyak 469 (73,24%), SMP 2.095 (7,26%), SMA 4.070 (42,76%), dan SMK 2.140 (30,92%). Sekolah dengan acuan mutu Sekolah Standar Nasional (SSN), tingkat SD sebanyak 3.438 (2,32%), SMP 2.191 (7,59%), SMA 2.465 (25,90%), dan SMK 800 (11,56%). Sekolah dengan acuan mutu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), tingkat SD sebanyak 126 (0.09%), SMP 230 (0,08%), SMA 200 (2,10%), dan SMK 300 (4,33%). Sekolah dengan acuan mutu Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), tingkat SD sebanyak 81 (0.05%), SMP 47 (0,16%), SMA 59 (0,62%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jenjang pendidikan tinggi, beberapa perguruan tinggi kita telah mendapat pengakuan sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (world class), menurut versi Times Higher Education Supplement (THES), YAITU ui peringkat 287, ITB peringkat 315, dan UGM peringkat 316, dengan 520 program studi (prodi) yang masuk dallam peringkat 500 dari seluruh dunia. Sementara itu, UNDIP, UNAIR, dan IPB menduduki peringkat 401-500. Selain itu, 47 prodi UT mendapatkan akreditasi dari International Council of Distance Education (ICDE), sehingga sampai saat ini, terdapat 567 prodi berkelas dunia yang melayani sekitar 12% dari seluruh mahasiswa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam erbaikan rasio peserta didik SMK:SMA, kebijakan Depdiknas membalik dari 30:70 pada tahun 2004 menjadi 70:30 pada tahun 2015. Untuk itu, telah dibangun lebih banyak SMK dari pada SMA, hingga akhir tahun 2008 telah dibangun 466 USB SMK dan SMA 237 serta 6.918 RKB SMK. Ekstensifikasi dan intensifikasi penyelenggaraan pendidikan kejuruan melalui berbagai bentuk SMK, yaitu SMK besar di kawasan industri, SMK kelas jauh di pesantren atau institusi sejenis, SMK di daerah perbatasan, SMK kecil di daerah terpencil dan pedesaan, SMA terbuka, serta sekolah menengah terpadu. Hasilnya pada akhir tahun 2008 rasio itu telah bergerak menjadi 46:54.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan otonomisasi satuan pendidikan, Pemerintah Pusat memberikan otonomi kepada Pemerintah Daerah untuk mengurus pendidikan anak usia dini, dasar, dan menengah secara demokrtis. Selanjutnya Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Derah memberikan otonomi kepada satuan pendidikan mengurus dirinya sendiri secara demokratis. Otonomi diimbangi dengan akuntabilitas yang setimpal. Pada tingkat sekolah/ madrasah otonomi satuan pendidikan diberikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), termasuk BOS dan KTSP. Sementara itu, pada jenjang pendidikan tinggi, otonomi penuh diberikan melalui badan hukum pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan intensifikasi dan ekstensifikasi pendidikan nonformarmal dan informal untuk menggapaikan layanan pendidikan kepada peserta didik yang tak terjangkau pendidikan formal (reaching the unreached), pada akhir tahun 2008 PAUD nonformal mendidik 10,48 juta anak dan menyumbang APK 35,14% dari APK PAUD nasional 50,62%; Program Paket A menyumbang APM 0,5% dari APM SD/MI/Paket A nasional 95,14%; Program Paket B menyumbang APK 3.96% dari APK SMP/MTs/Paket B nasional 96,18%; Program Paket C menyumbang APK 2.96% dari APK SMA/SMK/MA/Paket C nasional 64,28%; buta aksara usia 15 tahun atau lebih tinggi 9,7 juta orang (5,97%); 289.059 orang mengikuti pendidikan kecakapan hidup selama 2008; serta selama kurun waktu 2005-2008 telah dibangun lebih dari 5.249 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan 127 TBM mobil untuk daerah pedesaan yang jauh dari TBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan dilakukan pendekatan komprehensif melalui penataan kelembagaan, penghilangan konflik kepentingan, peningkatan akuntabilitas, dan peningkatan standar mutu pelayanan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, Peserta Upacara dan Hadirin yang saya hormati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengajak semua pihak, para pendidik, peserta didik, Pemerintah Daerah, dan masyarakat luas untuk meneruskan cita-cita pendiri negara, meneruskan cita-cita para pahlawan pendidikan, untuk bersama-sama membangun dan memajukan pendidikan agar kita bisa menyongsong masa depan bangsa yang gemilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, marilah kita jadikan peringatan Hardiknas Tahun 2009 ini sebagai semangat untuk terus membangun peradaban bangsa Indonesia sehingga menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu, dan mampu bersaing dalam kancah pergaulan dunia internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian, terima kasih. Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2009, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkahi Bangsa Indonesia. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 2 Mei 2009&lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2574241995901045126-8150477826672246098?l=hilher.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/8150477826672246098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2574241995901045126&amp;postID=8150477826672246098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/8150477826672246098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/8150477826672246098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/2009/05/sambutan-menteri-pendidikan-nasional.html' title=''/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126.post-3880268633801434040</id><published>2008-02-08T23:23:00.000-08:00</published><updated>2009-05-06T18:01:05.907-07:00</updated><title type='text'>Bula, Ladang Minyak Bumi Tua....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61WftJVOEI/AAAAAAAAAE0/zN69duCjqEo/s1600-h/DSC01317.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61WftJVOEI/AAAAAAAAAE0/zN69duCjqEo/s200/DSC01317.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164879450358495298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61VwNJVODI/AAAAAAAAAEs/ga99kg3uEn0/s1600-h/oil+pump.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61VwNJVODI/AAAAAAAAAEs/ga99kg3uEn0/s200/oil+pump.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164878634314709042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ADA yang agak janggal dari kegiatan lapangan minyak di Indonesia. Mungkin tak banyak ditemukan di dunia ini, yaitu sumur minyak yang bertambah secara alami. Lapangan minyak Bula, yang ditemukan sekitar 1896, tercatat pernah menghasilkan lebih dari 16 juta barrel minyak sejak 1919. Yang menakjubkan adalah volume cadangannya cuma sekitar 5 juta barrel. Minyak keluar dari lapisan pasir yang dangkal sekitar masa pleistosin yang terus ’diperbarui’ dari lapisan) bebatuan yang lebih dalam, yang diperkirakan berusia jutaan tahun. Itulah kutipan dari artikel Richard B Wells dalam National Drillers Buyers Guide (Maret 1997).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALAUPUN tak lengkap dan panjang lebar, nama Bula kerap muncul dalam berbagai informasi mengenai sejarah dan perkembangan Seram di Maluku, serta situs-situs tentang perminyakan di internet. Minimnya informasi juga terlihat pada data tentang kabupaten yang menaungi kecamatan itu, Seram Bagian Timur (SBT). Bula tak berkecil hati, karena untuk sementara, ia adalah "segala-galanya" di kabupaten ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003, daerah ini resmi dideklarasikan sebagai kabupaten pemekaran Maluku Tengah. Ibu kota pun ditetapkan di Dataran Hunimoa. Dengan penjabat bupati yang dilantik Januari lalu, pusat kegiatan-termasuk pemerintahan sementara-justru berlangsung di Bula. Hunimoa di ujung timur Pulau Seram rupanya masih kosong! Fasilitas komunikasi yang vital seperti telepon terpusat di kecamatan ini, dengan satuan sambungan telepon (SST) 300 nomor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah ini terpilah atas dua gugusan pulau, yaitu Pulau Seram Bagian Timur dan Pulau Kesui. Dengan kondisi kepulauan plus jalan darat yang masih minim jumlah dan kualitasnya, berbagai kegiatan masih amat bergantung pada angkutan laut yang berpusat di Ambon (ibu kota Provinsi Maluku). Pilihan transportasi laut hanya speed boat dan kapal perintis. Yang pertama tidak rutin, sedangkan kapal perintis makan waktu cukup lama. Untuk rute Masohi-Geser (ibu kota Kecamatan Seram Timur) misalnya, diperlukan waktu sekitar 12 jam. Sementara itu, jalan-jalan antardesa dan kecamatan pun belum semuanya beraspal. Jalan aspal memang ada, umpamanya dari Tehoru (Maluku Tengah), Werinama, dan berakhir di Bula.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti SBT tak beruntung dengan keadaan seperti itu. Minyak, perkebunan, transmigrasi, dan kekayaan alam flora-fauna untuk sementara bisa menjadi andalan. Sampai sekarang apa yang dikemukakan Wells masih berlangsung walaupun produksinya tidak sebesar yang disebutkan tadi. Emas hitam ini kira-kira ditemukan awal abad ke-19. Dua perusahaan yang kini mengolahnya adalah Kalrez Petroleum (KP) dan Kufpec (Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company). KP mengakuisisi lapangan minyak Blok Bula PSC dari Santos Ltd pada April 1999. Lokasi ini merupakan lapangan minyak tua, dan diperkirakan kandungan yang tersisa masih cukup besar. Bersebelahan dengan blok itu adalah Seram Non Bula PSC yang dioperasikan Kufpec sejak 2003 dan CITIC Seram Energy Ltd sampai sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luas blok itu sekitar 35 kilometer persegi, sebagian ada di sepanjang pantai dan sisanya di daerah pasang surut. Produksi kotor sebetulnya 4.400 barrel, tetapi karena kadar air tinggi, 80-90 persen, hasilnya 514 barrel per hari. Hal yang sama terjadi pada produksi di Non Bula, dari sekitar 8.000 barrel menjadi 4.200 barrel per hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana dengan perkebunan? Kopi, kakao, pala, cengkeh, dan kelapa merupakan komoditas penting. Dua tahun terakhir produksi cengkeh 2.669 ton per hektar (2002) dan 2.746 ton per hektar (2003). Daerah utama penghasil tanaman harum ini adalah Kecamatan Seram Timur dan Pulau Gorom. Selama dua periode itu kedua daerah tersebut menjadi penghasil tertinggi se-Maluku Tengah. Walaupun belum memasuki masa panen, harga cengkeh pada Mei 2004 sekitar Rp 15.000 per kilogram, dan pasar terbesarnya adalah Ambon dan Surabaya. Di Masohi harganya bisa Rp 22.500 per kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain cengkeh, pala banyak dihasilkan di Pulau Gorom. Pala diupayakan turun-temurun oleh masyarakat. Dengan produksi 440 ton per hektar (2002) dan 351 ton per hektar (2003), harga biji pala Rp 32.500-Rp 40.000 per kilogram, sedangkan bunga (fuli) Rp 40.000 per kilogram. Jenis yang ditanam kebanyakan (pala) papua. Jenis ini bersaing dengan pala banda yang banyak terdapat di Leihitu dan Saparua (Maluku Tengah). Seperti juga cengkeh, bahan bumbu dapur ini banyak diperdagangkan ke Ambon dan Surabaya. Pala untuk kebutuhan lokal sekitar lima persen, dengan harga (biji) Rp 25.0000 hingga Rp 30.000 per kilogram.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Kondisi harga pala amat bergantung pada kelasnya, yaitu biji mulus, tidak keriput kelas 1, sedikit pecah kelas 2, serta keriput dan banyak bolong kelas 3. Hal ini terkait dengan pengeringan. Jika pala terlalu cepat disimpan di gudang, ada risiko terkena hama kumbang. Begitu juga kalau pengeringan kurang sempurna, bisa menyebabkan munculnya jamur. Pengeringan bisa dilakukan dengan pengasapan maupun dijemur kira-kira lima hari. Sementara kopi cukup banyak terdapat di Seram Timur, kakao di Pulau Gorom, kelapa di Bula, Pulau Gorom, dan Werinama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun lingkupnya sebatas di Bula, tanaman pangan pun diupayakan. Dengan luas lahan produktif 71.795 hektar, tahun 2003 Bula ditargetkan menanam padi (100 hektar), jagung (20 hektar), dan kedelai (100 hektar). Dalam tiga tahun terakhir produksi padi ladang per hektar 34 ton (2001), 54 ton (2002), dan 162 ton (2003). Padi sawah, dengan luas panen 70 hektar, tahun 2003 diperoleh 161 ton padi jenis IR-64.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentra penanaman padi ladang sebagian besar di Desa Waimatakabu dengan harga Rp 2.700 per kilogram. Dinas Pertanian Maluku Tengah berencana memperluas wilayah penanaman padi di SBT antara lain di Werinama dan Geser. Tapi ini bukan hal mudah mengingat benih yang diperlukan kebanyakan berasal dari program introduksi bantuan langsung masyarakat (BLM). Di sisi lain, cocok tanam padi tak lepas dari lokasi transmigrasi yang sebagian besar terpusat di Bula, seperti Benggoi, Airmatakasu, dan Tanjung Silat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah SBT akan berkembang sebagai daerah perkebunan yang andal bagi Maluku Tengah, masih tanda tanya besar. Bicara soal prospek, kecenderungannya memang ke palawija. Di satu sisi, lahan tersedia cukup, tapi di sisi lain tenaga kerja yang mampu mengusahakan terbatas. Di samping itu, peluang pasar sempit mengingat kondisi transportasi yang sangat bergantung pada angkutan laut. Belum lagi jika hal ini dikaitkan dengan masalah kerusuhan yang pernah merundung daerah ini. Begitu terjadi konflik, akses transportasi semakin sulit karena sejumlah kelompok masyarakat harus memilih jalur-jalur aman untuk kegiatan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishna P Panolih - Litbang Kompas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2574241995901045126-3880268633801434040?l=hilher.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/3880268633801434040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2574241995901045126&amp;postID=3880268633801434040' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/3880268633801434040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/3880268633801434040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/2008/02/bula-ladang-minyak-bumi-tua.html' title='Bula, Ladang Minyak Bumi Tua....'/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61WftJVOEI/AAAAAAAAAE0/zN69duCjqEo/s72-c/DSC01317.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126.post-631760178763071654</id><published>2008-02-08T23:18:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T23:12:04.755-08:00</updated><title type='text'>Pelatihan bagi Guru di Seram Bagian Timur-Maluku dan Murung Raya-Kalteng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61UTtJVOCI/AAAAAAAAAEk/JwfHbkOzRgg/s1600-h/citicbhpbilliton.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61UTtJVOCI/AAAAAAAAAEk/JwfHbkOzRgg/s200/citicbhpbilliton.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164877045176809506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    Monday, 10 December 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 27 November 2007 – CITIC Seram Energy Ltd dan Proyek Batubara Indonesia (ICP) dari BHP Billiton (dengan badan hukum bernama PT Billiton Indonesia) bersama Sampoerna Foundation menyelenggarakan pelatihan guru di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku dan Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah. Penandatanganan kesepakatan antara Sampoerna Foundation dengan CITIC dan juga BHP Biliton Indonesia dilakukan oleh Lin Che Wei, Chief Executive Officer Sampoerna Foundation dengan Tang Zhongfu, Presiden CITIC Seram Energy Ltd dan juga Edwin Gerungan, President BHP Billiton Indonesia, di sela-sela pelaksanaan KGI 2007 di Balai Kartini, Jakarta (27/11). &lt;span class=”fullpost”&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Pelatihan guru akan dilaksanakan bagi kepala sekolah, guru SD, SMP, dan SMA beserta jajaran dinas pendidikan Kabupaten SBT dan Murung Raya. Pelatihan yang akan dimulai pada Januari 2008 ini akan diikuti oleh 60 peserta dari Kabupaten SBT dan 50 peserta dari Kabupaten Murung Raya. Mereka akan mengikuti pelatihan yang bertujuan meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah ini selama satu tahun penuh. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; ”Peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten SBT merupakan tanggung jawab kami juga sebagai sebuah perusahaan yang beroperasi di SBT. Bagaimanapun, kami tidak akan selamanya berada di SBT, karena itu upaya peningkatan kesejahteran yang kami lakukan haruslah berdampak panjang dan memberdayakan. Kami melihat, program pendidikan adalah yang paling sesuai,” ujar Tang Zhongfu, Presiden CITIC Seram Energy Ltd. usai penandatangan nota kesepahaman yang juga disaksikan oleh perwakilan Pemerintahan Kabupaten Murung Raya dan SBT, serta perwakilan dari BP Migas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Hal tersebut disetujui juga oleh Edwin Gerungan, President BHP Billiton Indonesia, atas nama Maruwai Coal Projects. ”Melalui penelitian yang Maruwai Coal Projects (MCP) lakukan bersama Sampoerna Foundation dan Pemerintah setempat, kami melihat bahwa program peningkatan mutu guru dan kepala sekolah akan membawa dampak positif jangka panjang, tidak hanya bagi para guru, melainkan juga bagi seluruh murid yang menjadi anak didiknya. Dengan demikian, kami harap dalam jangka panjang, hal ini juga akan meningkatkan mutu sumber daya manusia di wilayah tempat MCP beroperasi, sehingga Murung Raya akan memiliki bank tenaga kerja yang dengan mutu baik untuk dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan swasta dan instansi pemerintah serta BUMB dan BUMD yang ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kami, Program Pendidikan yang merupakan salah satu Program Pengembangan Masyarakat yang kami lakukan mempunyai alasan bisnis, tidak sekedar kosmetika Public Relations. Kami harus memperoleh hasil, demikian juga dengan masyarakat, karena kami ingin sama-sama berkembang dengan mereka. Meskipun Perusahaan MCP belum menambang barubara, namun kami sudah andil dalam program pembangunan, melalui Program Pengembangan Masyarakat. MCP mempunyai komitmen yang tinggi untuk meninggalkan manfaat yang berkesinambungan (sustainable benefit) ketika kami meninggalkan daerah ini” &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Lin Che Wei, Chief Executive Officer Sampoerna Foundation mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan kunci dari kualitas pendidikan di Indonesia. ”Kami percaya, dengan guru yang berkualitas, proses belajar mengajar yang dilakukan di bawah pohon mangga sekalipun akan menghasilkan murid-murid yang berkualitas pula. Kami sangat berbahagia bahwa semangat kami atas perbaikan kualitas guru mendapat tanggapan positif dari sektor industri untuk meningkatkan kualitas para guru di daerah operasinya,” ujar Lin Che Wei. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Lebih lanjut, Lin Che Wei juga mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas guru dan pendidikan di Indonesia akan dapat tercapai dengan kerja sama dari semua pihak di Indonesia. ”Hari ini, SF bersama dengan Depdiknas dan Provisi Education membuka Konferensi Guru Indonesia 2007, dimana 1000 guru dari seluruh Indonesia berkumpul untuk berbagi ilmu demi peningkatan kualitas mereka. Hari ini juga, telah ditandatangani dua kesepakatan kerja sama peningkatan kualitas guru di Maluku dan Kalimantan Tengah. Semoga inisiatif-inisiatif ini akan mendorong peningkatan kualitas guru Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Lin Che Wei.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2574241995901045126-631760178763071654?l=hilher.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/631760178763071654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2574241995901045126&amp;postID=631760178763071654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/631760178763071654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/631760178763071654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/2008/02/pelatihan-bagi-guru-di-seram-bagian.html' title='Pelatihan bagi Guru di Seram Bagian Timur-Maluku dan Murung Raya-Kalteng'/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61UTtJVOCI/AAAAAAAAAEk/JwfHbkOzRgg/s72-c/citicbhpbilliton.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126.post-3220650201328116150</id><published>2008-02-08T23:08:00.001-08:00</published><updated>2008-02-08T23:11:01.166-08:00</updated><title type='text'>Geologi Unhas, Dimanakah dikau .........</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61RytJVOBI/AAAAAAAAAEc/BumXWqCQVBg/s1600-h/herru.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61RytJVOBI/AAAAAAAAAEc/BumXWqCQVBg/s200/herru.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164874279217870866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 14 Juli 1999...... ku injakkan kakiku di kota daeng..... sejak datang dari kota kecilku (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bula&lt;/span&gt;, seram bagian timur, maluku)..... dalam benakku Geologi Unhas yang akan aku jejaki adalah harapan masa depan yang cerah.... namun, setelah 5 (lima) tahun bergelut dengan Batu, Praktikum, asistensi, suasana senioritas yang tinggi, dosen2 yang killer.... semuanya membuat jiwa dan karakterku semakin berubah..... cita2 yang kugantungankan perlahan-lahan mulai redup....... dan akhirnya bulan juli 2004 ku tinggalkan semuanya itu dengan berjuta kenangan...... hingga kini, setiap tidur malamku aq slalu memimpikan saat-saat kuliah, asistensi, praktek lapangan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;samalona&lt;/span&gt;)........ &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teman2 angkatan 99&lt;/span&gt; dimana kalian semuanya????? Ingatkah kalian akan masa dimana teman kita mengalami nasib yang naas (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9 September 1999&lt;/span&gt;)........." Selamat Jalan Temanku, Semoga Engka Tenang di Duniamu"......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2574241995901045126-3220650201328116150?l=hilher.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/3220650201328116150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2574241995901045126&amp;postID=3220650201328116150' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/3220650201328116150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/3220650201328116150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/2008/02/geologi-unhas-dimanakah-dikau.html' title='Geologi Unhas, Dimanakah dikau .........'/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61RytJVOBI/AAAAAAAAAEc/BumXWqCQVBg/s72-c/herru.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2574241995901045126.post-9086818579171209803</id><published>2008-02-08T22:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T22:54:57.538-08:00</updated><title type='text'>mars geologi universitas hasanuddin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61OD9JVN_I/AAAAAAAAAEI/RHdPQPvZ-WM/s1600-h/4452205610224m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61OD9JVN_I/AAAAAAAAAEI/RHdPQPvZ-WM/s200/4452205610224m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164870177524103154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galang Semangat Kepal kan tekad&lt;br /&gt;Satu Kata, Satu hati, Satu Perbuatan.....&lt;br /&gt;Geologi..... Almamaterku... Sahabat Alam Sejati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Almamater geologi Unhas, Bina Ilmu, Bina Amal&lt;br /&gt;Bagi Nusa Bangsa, Jiwa &amp;amp; Raga, Siap membela&lt;br /&gt;Demi Harkat &amp;amp; Martabat ........................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dst..............................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada adik2 / teman2 / senior Geologi yang tahu kelanjutannya&lt;br /&gt;Mohon disambung........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viva Geologi'99&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2574241995901045126-9086818579171209803?l=hilher.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hilher.blogspot.com/feeds/9086818579171209803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2574241995901045126&amp;postID=9086818579171209803' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/9086818579171209803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2574241995901045126/posts/default/9086818579171209803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hilher.blogspot.com/2008/02/mars-geologi-universitas-hasanuddin.html' title='mars geologi universitas hasanuddin'/><author><name>hil_her</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04213253106135686180</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R6auzBQq3bI/AAAAAAAAAB0/a3E7jgqgF9s/S220/DSC01056.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BXaPdjK1a-E/R61OD9JVN_I/AAAAAAAAAEI/RHdPQPvZ-WM/s72-c/4452205610224m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry></feed>
